Pekatnya kelabu membuatku meraba tak terarah
Perihnya sayatan kenyataan tak indahkan wajah
Kujinjitkan kaki mencoba menggapai asa
Entah kesunyian dalam kegaduhan benak yang kudamba
Kini derasnya doa mungkin hanya itu jalan keluarnya
Dengkul goyah tak buat tersungkur kebaikannya
Sajak kebijaksanaan yang ingin kuresapi
Nyanyian sendu tak lagi kuamini
Hening
Terbang
Telentang
Berkembang